Arsip

Uncategorized

Yuk, Intip Gedung Baru DIV Analis Kesehatan Dan S1 Farmasi!

This gallery contains 9 photos.


MCMR, Makassar– Program studi S1 Farmasi dan DIV Analis Kesehatan STIKes Mega Rezky Makassar boleh lega, karena pembangunan gedung dan laboratoriumnya telah selesai. Tertanggal 28 Februari 2018 di Gedung D Lantai 2 STIKIP Mega Rezky Makassar, kedua prodi ini mengadakan acara peresmian gedung Prodi dan Laboratorium.

Safaruddin, S.Farm.,M.Si., Apt selaku Ketua Prodi S1 Farmasi STIKes Mega Rezky Makassar mengatakan, bersyukur karena prodinya sudah bisa menempati gedung dan laboratorium baru. "Sebagai bentuk rasa syukurnya, Safar (sapaan) mengundang seluruh civitas akademika STIKes Mega Rezky Makassar untuk bertandang ke ruangan barunya, ungkap dosen yang berasal dari Kabupaten Bone ini.

Ketua Prodi DIV Analis Kesehatan STIKes Mega Rezky Makassar, Nirmawati Angria, S.Si., M.Kes sangat senang dengan peresmian Gedung dan laboratorium untuk prodinya, karena baginya gedung dan lab baru akan sangat menunjang tri dharma perguruan tinggi di lingkup STIKes Mega Rezky Makassar. "Rasa syukur yang luar biasa karena prodi DIV Analis Kesehatan bisa memiliki gedung dan lab baru. Semoga mahasiswa dan dosen nyaman dalam melaksanakan aktivitas tri dharma perguruan tinggi," tutup Nirma ketika sedang dikunjungi oleh reporter Media Center Mega Rezky Makassar, Rabu (28/3/2018).

Berikut hasil jepretan lab baru Prodi DIV Analis Kesehatan dan S1 Farmasi:

Berikut hasil jepretan Gedung baru Prodi DIV Analis Kesehatan dan S1 Farmasi:

Ruang Dosen

Ruang Administrasi Prodi

Ruangan Prodi

Ruangan Rapat Dosen

 

 

 

Dosen Analis Kesehatan STIKes Mega Rezky Juara Satu Lomba Presentasi Poster Ilmiah

MCMR, MAKASSAR–  STIKes Mega Rezky boleh berbangga karena baru-baru ini meraih prestasi akademik yang luar biasa. Ketua program Studi DIII Analis Kesehatan, Sulfiani SSi MPd mengatakan, dosen Analis Kesehatan Mutmainnah Abbas SSi MSc (prodi DIII Analis Kesehatan) telah berhasil menyabet juara dalam lomba karya ilmiah dan presentasi poster, Jumat (19/05/2017) di Jl Antang Raya No 43.

Mutmainnah Abbas SSi MSc menerima penghargaan presentasi poster terbaik dalam The Role of Medical Studies In Overcoming Health Problem In Indonesia, Jumat-Minggu (5-7/05/2017) di Hotel Golden Palace Mataram. (Foto: istimewa)

Melalui prestasi Mutmainnah, kali ini STIKes Mega Rezky membuktikan eksistensi dan keseriusannya dalam melaksanakan tri dharma perguruan tinggi yakni pendidikan, penelitian dan pengabdian masyarakat. Mutmainnah berhasil meraih juara 1 atau presentasi poster terbaik dalam ajang "Annual Meeting Forum Kedokteran Islam 2017" pada seleksi Jurnal bertajuk The Role of Medical Studies In Overcoming Health Problem In Indonesia, Jumat-Minggu (5-7/05/2017) di Hotel Golden Palace, Mataram.  

Berkat karya ilmiah berjudul “Potensi Individu dengan Riwayat Keluarga Hipertensi Terhadap Polimorfisme Gen Angiotensin II Type 1 Receptor (AGTR1) dan Gen Angiotensin Converting Enzyme (ACE)”, Iin (sapaan) mengungkapkan, dirinya berhasil menyisihkan 21 peserta dari berbagai universitas seperti Universitas Sumatera Utara, Universitas Mataram, universitas Hang Tuah, Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara, Universitas Muhammadiyah Malang dan beberapa universitas lain dari daerah Jawa dan Bali.

Iin mengatakan, selama mengikuti lomba, kegiatan yang dilaksanakan oleh Fakultas Kedokteran Universitas Al-Azhar, Mataram ini juga dirangkaikan dengan seminar kesehatan tentang hipertensi dan workshop Lembaga Akreditasi Mandiri Pendidikan Tinggi Kesehatan (LAM PTKes). “Syukur Alhamdulillah, terima kasih kepada bapak dan ibu pimpinan serta rekan-rekan sejawat. Semoga kita selalu bisa berkarya dan membawa nama baik kampus baik tingkat nasional maupun internasional, Aamiin,” tandas Iin,  ketika diwawancarai via Whatsapp.

Prestasi Ganda Presentasi Poster Ilmiah

Selain Iin, Analis Kesehatan juga telah meraih prestasi berkat kegigihan salah satu dosen program studi DIII Analis Kesehatan, Theosobia Grace Orno SSi MKes. Tesa (sapaan) telah menyabet penghargaan presentasi poster terbaik dalam lomba karya ilmiah & poster dalam rangka Munas VIII persatuan ahli teknologi laboratorium medik Indonesia (Patelki) & temu Ilmiah XX Patelki, Senin-Jumat (15-19/05/2017) oleh Dewan Pimpinan Pusat Patelki di Dyandra Convention Center, Jl Basuki Rahmad-Surabaya.

Theosobia Grace Orno SSi MKes

Theosobia Grace Orno SSi MKes sedang melakukan presentasi poster di lomba karya ilmiah & poster dalam rangka Munas VIII persatuan ahli teknologi laboratorium medik Indonesia (Patelki) & temu Ilmiah XX Patelki, Senin-Jumat (15-19/05/2017) oleh DPP Patelki di Dyandra Convention Center, Jl Basuki Rahmad-Surabaya. (Foto: istimewa)[/caption]

Tesa berhasil meraih penghargaan tersebut, berkat karya ilmiahnya yang berjudul "Uji Korelasi Onset DM dengan kadar Plasminogen Activator Inhibitor-1 pada Pasien Diabetes Mellitus Tipe 2 Terkontrol dan Tidak Terkontrol".  Alumnus Universitas Hasanuddin ini termotivasi mengikuti ajang seperti ini karena menyadari ahli teknologi laboratorium medik atau yang dulu disebut Analis kesehatan kurang terpacu meneliti.

“Mereka lebih banyak mengerjakan pekerjaan rutin di laboratorium saja. Padahal data pemeriksaan yang terkumpul di laboratorium itu banyak sekali, jika diolah dengan baik dapat menghasilkan jurnal-jurnal yang bereputasi,” ucap Sekertaris Prodi DIII Analis Kesehatan STIKes Mega Rezky ini. (hdl)

 

Peduli Sampah, Mahasiswa ARS Buat Video “Pentingnya Lisa”

MCMR, MAKASSAR– Banjir yang menimpa warga Makassar di Bulan Desember menarik minat mahasiswa S1 Administrasi Rumah Sakit (ARS) angkatan 2017 membuat video Peduli Masalah Sampah, Sabtu (13/01/2018) di STIKes Mega Rezky Makassar, Jl Antang Raya No 43. Masalah yang tak ada habisnya ini pun menginspirasi mahasiswa ARS untuk melakukan aksi kecil dengan mengajak masyarakat mengubah kebiasaan buruk membuang sampah sembarangan. Yang tak lain Mattius R Pasiga bersama ketiga temannya, Gilbert Kwartus, Sartika, dan Rizky Alawiyah mengajak kids jaman now agar memperhatikan masalah sampah.

Matius R Pasiga, salah seorang mahasiswa ARS MRM angkatan 2017, ketika melakoni peran sebagai anak muda yang memberikan nasehat kepada sebayanya akan pentingnya Lihat, Ambil Sampah (LISA), Minggu (7/01/2018).

Video  yang berdurasi sekira 2 menit tersebut  bercerita tentang dua muda mudi yang sedang berbincang di sebuah gang dan tanpa sadar telah membuang sampah sembarangan. Lalu seorang  anak muda melihat kebiasaan buruk tersebut dan dengan berani memberikan nasehat terkait risiko membuang sampah sembarangan yang dapat mengakibatkan terjadinya banjir. Video kreatif ini telah diunggah sejak Selasa (9/01/2018) dan telah dilihat ratusan kali oleh netizen di Facebook.

Selain mengajak anak muda agar tak buang sampah sembarangan, video ini juga mengajak netizen  membiasakan diri senantiasa melakukan Lihat, Ambil Sampah (LISA). Video ini menekankan kebiasaan LISA agar dapat mengurangi risiko kejadian banjir yang disebabkan oleh sampah yang menyumbat aliran air di saluran pembuangan air.

Video kreatif ini merupakan salah satu tugas mahasiswa pada mata kuliah Dasar-dasar Komunikasi Kesehatan. Salah seorang dosen pembimbing, Mega Marindrawati R., SKM., M.Kes mengatakan, mahasiswa ARS tahun 2017 sangat kreatif dan itu terlihat dari 8 Video yang telah diposting di media sosial Facebook. 7 video lainnya selain tema Sampah, mahasiswa ARS mengangkat pentingnya Yodium Bagi ibu Hamil, Bahaya Rokok, Kebiasaan Sehat Berolahraga, Bahaya Junkfood, Radiasi Handphone, Bahaya Nyamuk Aedes Agepty, dan Pentingnya Sayuran Bagi Tubuh.

Penasaran dengan video ini silahkan klik: Video Pentingnya LISA.

Silahkan tonton juga video lainnya:

Pentingnya Yodium Bagi Ibu Hamil

Cara Mengurangi Nyamuk Demam Berdarah

Pentingnya Sayuran Bagi Tubuh

 

Maksimalisasi MoU, Universitas Taipei Gandeng STIKes Mega Rezky

MCMR-Makassar, STIKes Mega Rezky kembali mengadakan kegiatan berskala internasional dengan tema "Signing Ceremony Between National Taipei University of Nursing and Health Sciences and Nursing, Midwifery and Health Education Institute" di Aula STIKes Mega Rezky, Lt 5, Jl. Antang Raya no 43, Makassar, Selasa (19/12/2017).

Baca juga: Pemateri dari Jerman


Kegiatan ini sebagai upaya untuk menghimpun kerja sama pendidikan berbagai perguruan tinggi kesehatan di Sulawesi dengan National Taipei University of Nursing and Health Science (NTUNHS).

Kegiatan ini dihadiri oleh beberapa petinggi STIKes Mega Rezky Yaitu Ketua STKIP, Dr. Abd Malik Iskandar S.Ag, M.Si  Wakil Ketua 2, Dr Hairuddin K dan Wakil Ketua 3, H. Syamsuni Carsel S.Ag, MPd, Wakil Ketua 1, Ns Julia Fitria  S.Kep, M.Kep dan Sekertaris Yayasan Pendidikan Islam, Supriadi S.Kom, M.T, Dr. IT.

Juga dihadiri segenap perwakilan dari 23 perguruan tinggi kesehatan di Sulawesi yaitu Akbid Pelamonia, Akper sandi karsa, Akper Fatima Pare-Pare, Akbid yayasan pendidikan Konawe, universitas sains Al Qur'an, Akbid Yapma, universitas Patria Artha, universitas Cokroaminoto, universitas Islam Makassar, akademi hiperkes Makassar, STIKES Patria Husada Blitar,dan berbagai perguruan tinggi lainnya.

Selain itu juga hadir 3 perwakilan dari National Taipei University of Nursing and Health Science (NTUNHS) yaitu Mr. Prof. DR Nan-Chen Hsieh, Mrs, Dr Shu-Fang Vivienne Wu, dan Mrs,  li-Ju Lin. 

Baca juga: Futsal STIKes Mega Rezky


Luaran dari kerja sama yang ditawarkan yaitu pertukaran pelajar, pendidikan master dan doktoral bidang keperawatan, program riset bersama, partisipasi kegiatan ilmiah bersama dan program pertukaran program belajar mengajar.


"Ini merupakan kesempatan yang luar biasa untuk mempelajari penerapan aplikasi sistem pendidikan keperawatan dan kebidanan klinis di lembaga pendidikan luar negeri," ungkap Supriadi dalam sambutannya mewakili Ketua Yayasan Pendidikan Islam.

Ns. Julia Fitria menjelaskan di sela-sela kegiatan, diharapkan dengan MoU ini dapat terjadi  pengembangan kualitas pendidikan d indonesia, peningkatan daya saing alumni Mega Rezky Makassar (MRM), di sini MRM sebagai host & fasilitator, pengembangan dalam bentuk joint research kemudian pertukaran pelajar, dan sharing manajemen pengelolaan kampus.

DIII Teknik Kardiovaskular Buka Puasa Bersama di Panti Asuhan

MCMR, MAKASSAR– Menjelang penghujung bulan ramadhan 1438 H (2017 M), komunitas mahasiswa DIII Teknik Kardiovaskuler memanfaatkan momen bulan suci tahun ini dengan melaksanakan buka puasa bersama  di Panti Asuhan Nurjannah, Jl Tamangapa Raya, Komp BTN Rangoon Permai RT D, Kec. Manggala, Kota Makassar, Minggu (18/06/2017).


Ketua Komunitas Kasriwandi mengatakan, dengan tema  “Berbagi Kasih di Bulan yang Suci”, kami ingin saling berbagi dengan mereka yang lebih membutuhkan uluran tangan. Ia menambahkan, buka puasa bersama ini dalam rangka meningkatkan rasa kepedulian terhadap sesama dan meningkatkan rasa kecintaan terhadap Alquran.

“Adapun beberapa kegiatan yang dilaksanakan dalam buka puasa bersama tersebut diantaranya; membagikan sembako, lomba adzan dan tadarrus,” ujar Fahri Sutema Nugraha selaku ketua panitia kegiatan kepada Media Center Mega Rezky, Selasa (20/06/2017).

Fahri mengatakan, kami sangat bersyukur dengan kegiatan ini karena kami masih diberikan kesempatan untuk berbagi dengan yang lainnya. “Apalagi pihak panti asuhan mengatakan kepada kami bila kegiatan ini sangat bermanfat sekali bagi mereka,” tutur Fahri. (hdl)

Pemeriksaan Jantung Gratis Ala Teknik Kardiovaskular

MCMR-MAKASSAR, Pemeriksaan jantung  identik dengan biaya pemeriksaan yang lumayan merogoh kocek. Dalam kondisi demikian, masyarakat belum menyadari pentingnya pengenalan dini terkait penyakit jantung. Didasari  fenomena tersebut, program studi DIII Teknik Kardiovaskular STIKes Mega Rezky berbagi dengan mengadakan kegiatan yang bertajuk “Pengenalan Dini Penyakit Jantung Melalui Pemeriksaan Elektrokardiogram (EKG) dan Penyuluhan Kesehatan” di Laboratorium Non Invasive DIII Teknik Kardiovaskular STIKes Mega Rezky, Sabtu (13/05/2017).

Pemeriksaan EKG Gratis ini ditangani oleh Dr Asrul Apris SpJP. Tak hanya melakukan pemeriksaan, Asrul juga melakukan upaya preventif  berupa penyuluhan pola hidup sehat untuk mencegah penyakit jantung. Selain Asrul, acara tersebut terlaksana berkat kerja sama 5 dosen dan staf Prodi DIII Teknik Kardiovaskular, 1 Teknisi Kardiovas  kular, dan 37 Mahasiswa DIII Teknik Kardiovaskular.

Rini Aryani SKM MKes selaku Sekertaris Prodi DIII Teknik Kardiovaskuler mengatakan, pemeriksaan EKG gratis ini diminati oleh masyarakat. Buktinya, sekitar 50 orang peserta dari masyarakat Kelurahan Bangkala, Kecamatan Manggala yang memiliki keluhan nyeri dada dan hipertensi ikut serta menjalani pemeriksaan.

Mahasiswa dan Dr Asrul Apris SpJP dari DIII Teknik Kardiovaskular STIKes Mega Rezky melakukan pemeriksaan EKG di Laboratorium Non Invasive DIII Teknik Kardiovaskular STIKes Mega Rezky, Sabtu (13/05/2017). (Foto: Rini )

Tanggapan masyarakat pun beragam. Salah satunya, Anti selaku Koordinator Ibu PKK di Kelurahan Bangkala mengatakan, kegiatan ini sangat bagus, karena dirinya sering mengalami keluhan nyeri dada, apalagi orang tua juga ada riwayat jantung, jadi ini kesempatan untuk memeriksakan jantung dan konsul dengan dokter spesialis jantung.

Selain Anti, tampak Rusmiati mengucap syukur ketika mengikuti pemeriksaan. “Alhamdulillah ada kegiatan seperti ini, jadi kita bisa tahu tentang kesehatan jantung, apakah ada kelainan atau tidak,” ungkap Rusmiati, yang juga masyarakat Kelurahan Bangkala. (Hdl)

Mahasiswa DIV Analis Kesehatan Utak-atik Bakteri Penyebab TB

MCMR, MAKASSAR– Mengenakan jas putih, mahasiswa DIV Analis Kesehatan STIKes Mega Rezky Makassar tampak sibuk mengutak-atik sampel bakteri penyebab Tuberkulosis (TB), Mycobacterium Tuberculosis, di Laboratorium Molekuler, Hasanuddin University Medical Research Center (HUM RC), Fakultas Kedokteran Unhas, Rabu-Kamis (9-10/05/2017).

Kegiatan yang  diikuti oleh 121 mahasiswa dan 3 dosen yaitu Nirmawati Angria SSi MKes, Arlitha Dekayana SSi MKes dan Ka'bah SSi MKes selaku pendamping. Praktik ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan kepada mahasiswa DIV Analis Kesehatan mengenai metode pemeriksaan molekuler. Hal ini penting karena merupakan kompetensi unggulan bagi mahasiswa Program studi (Prodi) DIV Analis Kesehatan.

Mahasiswa melakukan pengambilan sampel sebelum memasukkannya ke Gel Elektroforesis

Ka’bah mengatakan, perlahan tapi pasti mahasiswa melakukan pemeriksaan molekuler seperti ekstraksi sampel, dan amplifikasi dengan mesin Polymerase Chain Reaction (PCR). Mereka sedang berusaha mengidentifikasi sampel dari isolat Mycobacterium Tuberculosis penderita Tuberculosis Paru dengan teknik molekuler. Dengan hati-hati dan penuh ketelitian mereka mengekstraksi sampel untuk memisahkan DNA, hingga memasukkan sampel ke dalam cincin gel.

"Awalnya kami memberikan mahasiswa pengarahan penggunaan alat PCR dan elektroforesis lalu mereka mengambil sampel sebelum memasukkannya ke gel elektroforesis," ungkap Ka'bah, sapaan lelaki jebolan Universitas Hasanuddin ini.

Proses ekstraksi sampel untuk memisahkan DNA target.

Mereka tak hanya berkutat dengan bakteri penyebab TB, namun mereka juga penasaran dengan bakteri penyebab typhoid. Arlitha mengatakan, dalam praktik tersebut, mahasiswanya mencoba mengisolat bakteri Salmonella Tiphy dari darah penderita demam tifoid dengan teknik molekuler. (hdl)

Kesempatan Emas, Tawaran Pelatihan di Universitas Taipei Bagi Alumni dan Mahasiswa STIKes Mega Rezky

MCMR, MAKASSAR– Ada kabar baik bagi mahasiswa dan alumni STIKes Mega Rezky Makassar, khususnya untuk program studi keperawatan, kebidanan, farmasi. Keperawatan dan Ilmu Kesehatan Universitas Nasional Taipei menawarkan pelatihan yang terdiri dari teori , praktikum dan kunjungan ke institusi layanan kesehatan yang akan berlangsung pada tanggal 17-29 Juli 2017 di kampus Nasional Taipei, Kota Taipei, Taiwan. Program dengan tema “Complementary Theraphy Program” ini dikhususkan hanya bagi mereka yang berasal dari institusi pendidikan yang telah bekerja sama dengan Universitas nasional Taipei. Ketua STIKes Mega Rezky Makassar, Prof Dr dr H M Rusli Ngatimin MPH menyampaikan kabar baik ini kepada media di kantornya, Jl Antang Raya No 43, Selasa (9/5/2017).

SAMSUNG DIGITAL CAMERA

SAMSUNG DIGITAL CAMERA[/caption]SAMSUNG DIGITAL CAMERA[/caption]

Didampingi oleh Wakil Ketua I Bidang Akademik, Ns Julia Fitrianingsih SKep MKes MKep, Rusli mengatakan, STIKes Mega Rezky mendapatkan kesempatan yang luar biasa dari pihak Universitas Nasional Taipei yang membuka kesempatan kepada mahasiswa dan alumni keperawatan, kebidanan, dan farmasi untuk mengikuti pelatihan di Taiwan terkait pelatihan terapi. “Kesempatan ini diberikan kepada kami karena pihak kami telah menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) pada 20 April 2017 lalu di Bali,” ungkap professor yang pernah menjabat sebagai dekan di Fakultas Kesehatan Masyarakat Unhas ini. Julia di kesempatan yang sama menyatakan, pelatihan ini menarik dan dapat mengembangkan kapasitas perawat, bidan dan tenaga farmasi karena materinya berupa pelatihan akupuntur, terapi tradisi cina, dan terapi aroma cina. Selain bekerjasama dengan Universitas Nasional Taipei, saat ini STIKes Mega Rezky telah menjalin kerjasama internasional dengan beberapa universitas seperti Universitas Tun Husain Malaysia, Universitas Saint Paul Filipina, Programma Uitzending Managers dari Belanda, dan beberapa universitas lainnya.

Batas pendaftaran program ini 10 Mei 2017, Pukul 14.00 WIB. Untuk informasi lebih lanjut mengenai pelatihan ini silahkan  unduh di sini

Tawaran Program Tenaga Perawat ke Taiwan

Taiwan membuka kesempatan pengiriman tenaga perawat dengan kualifikasi DIII dan S1 untuk bekerja di negara pecahan cina tersebut. Wakil Ketua I Bidang Akademik, Ns Julia Fitrianingsih SKep MKes MKep mengatakan, hingga saat ini, Taiwan membutuhkan tenaga kesehatan asing 400-1000 orang per tahun. Setidaknya 70 orang akan direkrut dengan 7 hingga 8 angkatan dalam setahun. Wanita jebolan universitas Indonesia ini menambahkan, pengiriman tenaga perawat ini diutamakan bagi Alumni institusi pendidikan yang telah menjalin kerjasama dengan Universitas Nasional Taipei.

STIKes Mega Rezky telah melakukan penandatanganan MoU sehingga alumninya memiliki kesempatan yang besar untuk mengikuti program ini. Alumni di luar STIKes Mega Rezky boleh mengikuti program ini namun perlu mendapatkan rekomendasi dan wawancara dari STIKes Mega Rezky. Perawat yang akan mengikuti program ini akan mengikuti kursus bahasa mandarin selama 2 bulan di Yogyakarta dan pelatihan skill keperawatan selama sebulan di Universitas Nasional Taipei.

Julia juga menjelaskan, untuk pembiayaan program pengiriman tenaga perawat terdiri dari; untuk training Nursing Long Term Care Up Grading Skill , pembiayaan akan di tanggung oleh Taiwan Healthcare Providers dan calon tenaga kerja (co-payment), 2. Biaya pemberangkatan sesuai dengan ketentuan BNP2TKI yang akan ditanggung oleh calon peserta TKI. Terkait Fasilitas yang akan di dapatkan oleh calon peserta selama mengikuti training sebelum bekerja yaitu 3 bulan full training, akomodasi selama training, makan siang dan snack pada saat training, material training, dan asuransi Kesehatan selama mengikuti Training. (hadriantilasari)

Untuk informasi lebih lanjut mengenai pelatihan ini silahkan unduh di sini