Pendidikan adalah ibadah…
Arsip
Statistik Kunjungan
Kunjungan Hari ini : 155
Total Kunjungan : 79288
IP Anda : 54.83.122.227
Tamu Online : 0
User online : 0
Sistem Operasi :

Demi Jadi Mahasiswa S1 Administrasi Rumah Sakit, Mantan TKI Ini Mendaftar di STIKes Mega Rezky

MCMR-MAKASSAR, Setiap mahasiswa memiliki alasan yang berbeda mengenai program studi (Prodi) yang diminatinya. Berbagai alasan seperti fasilitas belajar yang memadai, dosen yang berkualitas hingga suasana kampus yang bersih menjadi alasan kuat calon mahasiswa baru (Maba) menentukan pilihan mereka untuk melanjutkan jenjang pendidikan.

Namun, ada yang unik dalam penerimaan Maba Prodi S1 Administrasi Rumah Sakit tahun ini.  Ketika pihak Prodi mewawancari calon Maba, seorang diantara para calon telah menarik perhatian pada sesi tersebut, Selasa (16/05/2017).

Dia adalah Acep Adiyawan, calon Maba asal Buton. Dalam sesi wawancara ia mengaku memilih berkuliah di STIKes Mega Rezky Makassar hanya karena satu alasan, yang tak lain, kampus ini memiliki Prodi S1 Administrasi Rumah Sakit.

Sejak menginjakkan kakinya di kampus yang mengelola 12 prodi ini, Acep mengaku hanya tertarik dan penasaran dengan S1 Administrasi Rumah Sakit. “Awalnya saya mencari informasi terkait prodi ini via internet dan mulai membaca informasi di media online,” tegasnya saat  sesi wawancara di Lantai IV Gedung Rektorat STIKes Mega Rezky.

Setelah dirinya mendapatkan informasi yang cukup, akhirnya ia dengan penuh keyakinan memilih prodi ini. Adalah sebuah perjalanan yang panjang baginya untuk menentukan STIKEs Mega Rezky sebagai kampus pilihannya. Sekitar dua tahun lebih, dirinya telah melalui berbagai pengalaman. Hingga akhirnya ia memutuskan S1 Administrasi Rumah Sakit sebagai pelabuhan terakhir untuk melanjutkan pendidikan.

Ketua Prodi S1 Administrasi Rumah Sakit, Laode Hidayat SSi Msi. (Foto: Patmi)

[/caption]

Acep bercerita, selama enam bulan, dirinya pernah merantau ke negeri tetangga, Malaysia. Dalam perantaunnya, ia mencoba peruntungan sebagai Tenaga Kerja Indonesia. Saat itu, ia berprofesi sebagai tukang kayu. Namun, rupanya mendapatkan pekerjaan dan uang bukanlah segalanya.  Ia mendamba hal lain yakni ruang pendidikan untuk mengasah dan menempa dirinya.

Selama dua tahun dalam masa pencarian, hatinya pun tertambat pada S1 Administrasi Rumah Sakit. Di saat sesi wawancara, Acep mengatakan, dirinya ingin berkuliah di Administrasi Rumah Sakit karena tenaga pengajarnya berkualitas. Ia berharap dengan berkuliah di S1 Administrasi Rumah Sakit, kelak dirinya akan mampu mengelola sebuah rumah sakit. “Ilmu yang saya peroleh di bangku kuliah akan menjadi bekal ketika terjun ke lapangan (rumah sakit,red),” tandasnya di akhir wawancara. (hdl)