Arsip

STIKes Mega Rezky Gandeng Perpustakaan Nasional RI Perkuat Referensi Digital

MCMR, MAKASSAR– STIKes Mega Rezky terus berupaya meningkatkan kualitas akademik. Salah satunya dengan memperbanyak sumber referensi pembelajaran civitas akademika, baik berupa buku dalam bentuk hardcopy maupun softcopy, jurnal bahkan e-journal. Untuk memaksimalkan pengelolaan jurnal, STIKes Mega Rezky telah membentuk tim unit open journal system (OJS) sekitar bulan April 2017 yang dikelola oleh Ma'shum SIP.

Sebagai tindak lanjut program kerja tim unit tersebut, demi memperkuat sumber referensi berupa buku dan jurnal elektronik, Unit OJS STIKes Mega Rezky menggandeng Perpustakaan Nasional Pusat RI.

Tak mau kehilangan momen, Mashum mengatakan, bertepatan dengan kuliah umum yang diadakan oleh Perpustakaan Stim Nitro bekerja sama dengan Perpustakaan STIKes Mega Rezky, kepala Perpusatakaan Nasional RI Drs Muhammad Syarif Bando MM membawakan materi “Peranan Perpustakaan PT sebagai pusat Riset dan Aktivitas Cultural di Era Teknology Informasi” di Gedung Fajar Graha Pena, Jl Urip Sumiharjo, Kota Makassar  Rabu (24/05/2017), Ketua STIKes Mega Rezky Prof Dr dr H M Rusli Ngatimin MPH  turut hadir dalam acara tersebut untuk menandatangani Memorandum of Understanding (MoU).

Ketua STIKes Mega Rezky Prof Dr dr H M Rusli Ngatimin MPH (kiri) bersama kepala Perpusatakaan Nasional RI Drs Muhammad Syarif Bando MM menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) terkait akses referensi elektronik di Gedung Fajar Graha Pena, Jl Urip Sumiharjo, Kota Makassar Rabu (24/05/2017). (Foto: Istimewa)

 

Ma'shum ketika diwawancarai Kamis (25/05/2017) mengungkapkan, MoU tersebut  sebagai langkah mendapatkan dukungan perpustakaan nasional RI memberikan akses pencarian referensi buku maupun jurnal elektronik untuk kelancaran akademik civitas akademika STIKes Mega Rezky.

Acara tersebut dihadiri oleh sejumlah akademisi, mahasiswa dan masyarakat umum. Puluhan mahasiswa STIKes Mega Rezky juga turut hadir dalam acara tersebut untuk menyaksikan penandatanganan MoU sekaligus mengikuti kuliah umum. (hdl)